Berita

Pendaftaran secara

Pendaftaran secara "Online" Dianggap Transparan

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Surabaya memanfaatkan sistem online pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Melalui alamat website www.ppdbsurabaya.net, masyarakat dapat mengakses informasi peluang pendaftaran dan persaingan masuk di semua jenjang pendidikan secara transparan dan bebas siswa 'titipan'.

Selain menjunjung tinggi prinsip transparansi, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan, sistem online juga sesuai dengan nilai-nilai efektivitas dan efisiensi.

'Pendaftar tidak perlu mendatangi masing-masing sekolah, hanya perlu mencari jaringan internet kapan saja,' katanya, Selasa (22/5/2012).

Bagi sebagian warga yang belum terbiasa dengan penggunaan internet, sistem tersebut memang masih menjadi kendala, karena itu pihaknya berupaya menyederhanakan cara pendaftaran, memberi kesempatan untuk mencoba atau latihan pendaftaran sebanyak 4 kali, dan menyediakan tenaga pembantu pendaftaran.

'Tenaga-tenaga tersebut disiagakan di mobil keliling yang disebar di tempat-tempat umum dan sekolah,' ujarnya.

Dalam pendaftaran tahun ajaran 2012-2013 kali ini yang dipakai adalah nilai murni UN sebagai syarat utama untuk masuk. Pendaftaran secara online dibuka sejak Senin (21/5/2012) kemarin.

Sementara itu, jadwal PPDB RSBI online, bagi pendaftaran RSBI luar kota untuk SMP dan SMA atau SMK dibuka mulai 23-25 Juni, dan diumumkan pada 1 Juli 2012.

Sama dengan tahun ajaran sebelumnya, Dinas Pendidikan Surabaya menetapkan 1 persen kuota untuk peserta didik dari luar kota Surabaya, 5 persen untuk keluarga tidak mampu.

Tahun ini jumlah lulusan dari SD/ SDLB/MI/SMP/SMPLB/MTs di Surabaya mencapai sekitar 80.000 calon siswa. Sistem penerimaan siswa baru secara online ini diterapkan Kota Surabaya sejak 2003 lalu untuk mencegah praktik 'siswa titipan' yang biasa dilakukan oleh pejabat dan masyarakat menengah ke atas.


Tanggapan

Artikel Lainnya

Membentuk Karakter Anak Melalui Dongeng

Membentuk Karakter Anak Melalui Dongeng

Dongeng bermanfaat untuk membentuk karakter anak. Menurut pakar dongeng, Muhammad Aris Kusdianto dari Yogyakarta, budaya dongeng dari orang tua kepada anak semakin jarang ditemui, sehingga mendongeng harus terus dihidupkan terutama oleh keluarga. "Saat ini, budaya dongeng dari orang tua kepada anak sudah mulai

READ MORE
Simpang Siurnya Data Pokok Pendidikan...

Simpang Siurnya Data Pokok Pendidikan...

KOMPAS.com - Dalam beberapa tahun ini, pemerintah banyak melakukan terobosan di dunia pendidikan. Akan tetapi, semua inisiatif dilaksanakan sebelum data pokok pendidikan (dapodik) tersaji dengan mantap.Pada pelaksanaannya, tak sedikit masalah yang muncul. Faktor pemicu terbesar adalah ketidaksiapan lapangan karena

READ MORE