Berita

Pendidikan Indonesia Ada di Peringkat ke-69

Pendidikan Indonesia Ada di Peringkat ke-69

 

Pendidikan menjadi pondasi kemajuan suatu bangsa. Pendidikan menjadi sarana untuk membentuk generasi penerus bangsa. Semakin maju kualitas pendidikan semakin maju pula negara tersebut. Pendidikan merupakan faktor utama dalam membangun karakter bangsa dan faktor untuk menggerakkan perekonomian suatu bangsa. Pendidikan adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang saling terkait. Kemajuan pendidikan tidak terlepas dari peran semua elemen masyarakat.

Pendidikan di Indonesia masih jauh dari kata baik. Menurut Education For All Global Monitoring Report 2011, menyebutkan pendidikan Indonesia masih tertinggal. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh UNESCO, yang dikeluarkan setiap tahun yang berisi hasil pemantauan pendidikan dunia, pendidikan Indonesia ada di peringkat ke-69.

Perkembangan pendidikan Indonesia masih kalah bila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya. Indonesia yang ada di posisi ke-69 berdasarkan Education Development Index (EDI), kalah dengan negara tetangga, yaitu Brunei yang ada di peringkat ke-34 dan Malaysia di peringkat ke-65.

Tidak meratanya pendidikan juga mengakibatkan kualitas masyarakat Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara lain. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam membangun karakter bangsa dan faktor untuk menggerakkan perekonomian suatu bangsa.

Selain tidak meratanya pendidikan, akses pendidikan di Indonesia juga perlu mendapat perhatian, lebih dari 1,5 juta anak tiap tahun tidak dapat melanjutkan sekolah. Sementara dari sisi kualitas guru dan komitmen mengajar terdapat lebih dari 54 persen guru memiliki standar kualifikasi yang perlu ditingkatkan dan 13,19 persen bangunan sekolah dalam kondisi perlu diperbaiki.

Untuk memajukan pendidikan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja, semua elemen masyarakat harus ikut bergerak untuk memperbaiki kuliatas pendidikan. Semakin besar kesempatan masyarakat Indonesia dapat mendapatkan pendidikan berkualitas, akan mampu mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi serta mampu menjawab tantangan global.

Sumber: Kompas

 


Tanggapan

Artikel Lainnya

Kurikulum Baru Tanpa LKS

Kurikulum Baru Tanpa LKS

  JAKARTA - Pada kurikulum baru, sekolah-sekolah tidak lagi diperkenankan menggunakan lembar kerja siswa (LKS). Sebab, materi ajar dan tugas-tugas untuk siswa telah disiapkan dalam buku panduan yang dibuat oleh pemerintah.   ”Pada kurikulum baru, LKS tidak ada lagi, yang ada adalah buku panduan guru

READ MORE
RSBI Dibubarkan, Orang Tua Murid Syukuran

RSBI Dibubarkan, Orang Tua Murid Syukuran

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Para orang tua siswa Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Kota Yogyakarta yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Untuk Pendidikan Berkeadilan menggelar tumpengan dan doa syukur atas keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membubarkan RSBI.Tumpengan dan doa syukur tersebut di

READ MORE
Kurikulum Baru Harus Mudah Dimengerti Anak

Kurikulum Baru Harus Mudah Dimengerti Anak

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Guru Civic Indonesia (IGCI), Retno Listyarti mengatakan, rencana pemerintah mengubah kurikulum pendidikan harus diikuti dengan tujuan yang jelas. Kriteria seperti singkat, sederhana, sesuai jenjangnya, dan mudah dimengerti oleh siapa pun harus dipenuhi dalam kurikulum yang

READ MORE