Berita

Hapus RSBI, Hilangkan Diskriminasi Pendidikan

Hapus RSBI, Hilangkan Diskriminasi Pendidikan

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak berhenti untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan membuka Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Namun, sayangnya, keberadaan RSBI ini justru menjadi bumerang karena dianggap sebagai bentuk diskriminasi dan kastanisasi bagi siswa tidak mampu. Untuk itu, berbagai pihak mengambil langkah untuk judicial review terhadap Pasal 50 Ayat (3) UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sekretaris Jenderal Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, pihaknya berharap Mahkamah Konstitusi segera memutuskan uji materi pembatalan Pasal 50 Ayat (3) UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas yang menjadi pintu masuk dilaksanakannya RSBI.

"Percepatan keputusan ini penting agar ada kepastian hukum sehingga RSBI segera dihapus," kata Retno kepada Kompas.com, Selasa (30/10/2012).

Ia mengungkapkan, penghapusan RSBI ini berarti menghilangkan diskriminasi dan kastanisasi dalam pendidikan. Pasalnya, keberadaan RSBI ini semakin mengukuhkan bahwa hanya anak yang mampu berhak atas pendidikan yang dianggap berkualitas.

Meski ada kuota sebesar 20 persen untuk siswa tidak mampu dapat masuk ke RSBI, hal tersebut tidak menghapuskan diskriminasi ini. Kondisi lingkungan yang terbangun dalam sekolah itu terkadang mengintimidasi anak-anak dari kalangan keluarga kurang mampu ini selama belajar di RSBI.

"Seluruh sekolah di Indonesia sama dan harus berkualitas sebagaimana amanat UUD 1945," tandasnya.

 

 

 

Editor :
Caroline Damanik

 


Tanggapan

Artikel Lainnya

Sekolah Butuh Pemimpin

Sekolah Butuh Pemimpin

Sekolah butuh pemimpin, tapi tidak sebaliknya. Pemimpin tak selalu butuh sekolah. Kalau sekolah tak ada pemimpin, pasti sekolah tak punya arah & tujuan yang jelas. Jika sekolah kesulitan merumuskan visi & misi, sesungguhnya tak ada pemimpin di sekolah. Kepala sekolah adalah pimpinan bagi guru, siswa, orang tua

READ MORE
Belum Pernah Mendongeng? Mulailah Malam Ini

Belum Pernah Mendongeng? Mulailah Malam Ini

DEPOK, KOMPAS.com - Anda sering mendengarkan dongeng saat Anda masih kecil? Entah itu oleh orang tua atau acara-acara bermain, tetapi rasanya sangat menyenangkan. Jika Anda pernah mendengar cerita Si Kancil, Sangkuriang sampai cerita anak populer seperti Cinderella atau Putri Salju, tentu Anda masih ingat, paling

READ MORE